Research

PHINTAS Weekly Report 15 Januari 2018

Indeks-indeks Wall Street kembali break new high pada perdagangan Jumat (12/1), merespon laporan keuangan Q4-2017 dari J.P. Morgan dan Wells Fargo yang lebih baik dari perkiraan. Laporan dari kedua perusahaan ini menandai dimulainya periode pengumuman laporan keuangan Q4-2017 di AS. Meski demikian, pertumbuhan penjualan retail di AS melambat menjadi 0.4% mom di Desember dari 0.9% mom di November. Hal ini menjadi salah satu pemicu berlanjutnya pelemahan USD Index ke kisaran 90.90 di pagi hari ini (15/1).

Merespon hal diatas, ASX 200 (+0.38%) dibuka positif pagi ini (15/1). Sementara bursa regional lainnya diperkirakan menyusul penguatan ASX 200. Meski demikian, cermati potensi pelemahan harga minyak dunia. Hal ini didasari oleh kenaikan jumlah oil rig di AS menjadi 939 per 12 Januari 2018. Pagi ini (15/1), harga Crude Oil terkoreksi, namun masih bertahan di atas level US$64 per barel.

Khusus IHSG, data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) bulan Desember 2017 yang dijadwalkan rilis siang ini (15/1) akan turut menentukan arah IHSG di awal pekan ini. Saham-saham perbankan, konstruksi dan tambang diperkirakan masih menjadi mover IHSG pada pekan ini.

Top