Research

PHINTAS Market Preview 7 Februari 2018

Panic selling yang terjadi di Wall Street (5/2), memicu hal yang sama di bursa-bursa regional, tidak terkecuali IHSG. Di Indonesia, aksi sell-off direfleksikan oleh net sell Investor Asing yang mencapai Rp1.74 triliun sepanjang hari ini (6/2). Hal ini memicu panic selling di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi jual terjadi di semua sektor.

 

Pelemahan bursa-bursa global dan regional ini dipicu oleh sinyal kuat percepatan realisasi kenaikan the Fed Rate pertama di tahun 2018. Di Indonesia, spekulasi kenaikan the Fed Rate memicu kekhawatiran peningkatan risiko likuiditas yang berdampak negatif terhadap nilai tukar Rupiah. Nilai tukar Rupiah sempat melemah ke atas Rp13,600 per USD di siang hari tadi (6/2), sebelum kembali ke level Rp13,560 per USD di sore hari ini (6/2). Faktor psikologis lebih dominan pada hari ini (6/2), sehingga Investor cenderung mengabaikan data-data fundamental dalam negeri.

Top