Research

PHINTAS Weekly Report 26 Februari 2018

Indeks-indeks Wall Street cenderung menguat pada pekan lalu, merespon pernyataan sejumlah petinggi the Fed dan ekonom yang meredam kekhawatiran Investor. Salah satunya pernyataan New York Fed President, William Dudley bahwa pengurangan neraca the Fed “is going smoothly”. Investor mengkhawatirkan dampak negatif dari percepatan realisasi pengetatan kebijakan moneter the Fed terhadap ekonomi AS.

 

Merespon hal diatas, Nikkei (+1.51%), ASX 200 (+0.52%) dan KOSPI (+0.51%) menguat di pagi hari ini (26/2). Pengutan bursa-bursa regional ini, terutama Nikkei ditopang oleh terjaganya nilai tukar Yen di kisaran ¥107 per USD, dibandingkan sepekan sebelumnya di kisaran ¥106 per USD. Sementara dari pasar komoditas, harga minyak dunia (Crude Oil) menguat 1.2% ke level US$63.55 per barel pada perdagangan Jumat (26/2). Penguatan ini didorong oleh komitmen OPEC terhadap program pembatasan volume produksinya.

 

Hal-hal di atas menjadi sentimen positif bagi IHSG di awal pekan ini (26/2). Akan tetapi, waspadai potensi fluktuasi Rupiah jelang pidato Kepala the Fed yang baru, Jerome Powell di tengah pekan ini (28/2). Hal ini akan diikuti oleh rilis data inflasi Februari 2018 yang diperkirakan 0.19% mom (3.20% yoy).

 

Top