Research

PHINTAS Daily Report 8 Maret 2018

Perkembangan terbaru terkait kebijakan tarif impor oleh Pemerintah AS berpotensi meredam aksi jual terhadap saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (8/3). IHSG diperkirakan konsolidatif di atas critical level 6450 (8/3), seiring dengan sikap wait and see terhadap pengumuman Pemerintah AS terkait detail kebijakan tarif impor dan data-data ekonomi Tiongkok.

 

Dari dalam negeri, Bank Indonesia mencatat penurunan cadangan devisa sebesar US$3.92 miliar pada bulan Februari 2018. Isu kedua adalah rencana Pemerintah RI menambah subsidi energi, seiring dengan penerapan harga batubara DMO sebesar US$70 per ton, jauh di bawah Harga Batubara Acuan (HBA) sebesar US$101.86 per ton. Meski demikian, IHSG masih ditopang oleh pertbaikan kinerja mayoritas emiten, terutama emiten-emiten bluechip pada tahun 2017. Pemerintah RI juga mencatat bahwa deregulasi dalam Paket Kebijakan Ekonomi hampir 100%.

 

Top