Research

PHINTAS Weekly Report 7 Mei 2018

Wall Street menguat pada Jumat lalu (7/5) didukung kenaikan sektor teknologi. Selain itu, rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) dengan penurunan tingkat pengangguran April 2018 (3.9% vs 4.1% MoM) turut menjadi penopang Wall Street setelah terkoreksi cukup dalam sepekan kemarin dikarenakan isu percepatan kenaikan suku bunga The Fed. Hal ini menjadi sinyal fundamental ekonomi AS yang semakin solid. Bursa regional berpotensi menguat pada hari ini (7/5) didukung oleh rebound Wall Street mengakhiri perdagangan akhir pekan kemarin. Selain itu, isu perang dagang masih menjadi fokus investor pasca pertemuan AS dan Tiongkok yang berakhir tanpa kesepakatan.

 

Dari domestik, berbagai rilis data ekonomi seperti PDB Indonesia (7/5), cadangan devisa negara (8/5), dan transaksi berjalan (11/5) akan menjadi mover IHSG sepekan ini. Pertumbuhan PDB kuartal I-2018 diperkirakan akan lebih baik dibandingkan tahun lalu (5.07% vs 5.01% YoY) meskipun tekanan lemahnya daya beli masyarakat masih berlanjut. Selain itu, cadangan devisa diperkirakan menurun pada bulan April 2018 dikarenakan intevensi BI untuk menjaga nilai tukar rupiah. Meskipun begitu, cadangan devisa diperkirakan masih berada diatas angka kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor. Dengan begitu, IHSG diprediksi cenderung menguat selama pekan ini.

Top