Research

PHINTAS Daily Report 16 Mei 2018

Kenaikan US 10-year Treasury Yield berpotensi memicu berlanjutnya sell-off investor asing pada IHSG hari ini (16/5). Selain itu, rilis data neraca perdagangan Indonesia yang defisit juga diperkirakan masih akan berdampak pada IHSG. Meskipun defisit, kenaikan impor didominasi oleh impor barang modal dengan kontribusi 91%, sedangkan barang konsumsi hanya berkontribusi 9%. Artinya, aktivitas ekonomi dalam negeri masih cukup tinggi dan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal berikutnya seiring dengan realisasi investasi yang lebih agresif. Investor domestik pada hari ini (16/5) diperkirakan cenderung wait and see menanti hasil RDG BI pada Kamis besok (17/5). Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diperkirakan konsolidatif cenderung melemah pada hari ini (16/5) dengan support di level 5,700.

 

Dari sisi sektoral, investor dapat mencermati emiten sektor pertambanganseperti ADRO dan ITMG seiring kenaikan harga batubara yang masih berlanjut sebagai dampak dari meningkatnya permintaan Tiongkok.

 

Top