Research

PHINTAS Weekly Report 28 Mei 2018

Bursa regional hari ini (28/5) diperkirakan bergerak terbatas cenderung menguat didukung oleh sentimen positif dari meredanya tensi geopolitik antara Korea Utara dengan Amerika Serikat (AS) pasca dibatalkannya pertemuan kedua negara yang direncanakan pada tanggal 12 Juni 2018. Menurunnya tensi geopolitik dipicu oleh komunikasi kedua negara yang kembali berlanjut dengan sinyal positif dari pihak Korea Utara terhadap rencana denuklirisasi. Selain itu, investor pada pekan ini juga cenderung wait and see menanti rilis berbagai data ekonomi seperti perkiraan pertumbuhan PDB AS (30/5) dan data tenaga kerja non-pertanian AS (30/5) yang akan menjadi sinyal terkait kenaikan suku bunga acuan The Fed.

 

Dari domestik, investor akan menanti hasil dari RDG insidentil yang akan diadakan pada 30 Mei 2018 pasca dilantiknya gubernur baru Perry Warjiyo pekan lalu (23/5). Terdapat potensi kenaikan suku bunga lanjutan seiring dengan tingginya fluktuasi rupiah. Selain itu, sektor pertambangan diperkirakan bergerak cenderung melemah seiring dengan melemahnya harga minyak dunia diakibatkan oleh sentimen rencana peningkatan produksi oleh Saudi Arabia dan Rusia. Hal ini akan meredam efek dari kekhawatiran pengetatan pasokan minyak yang menjadi pemicu kenaikan harga minyak dunia.

Top