Research

PHINTAS Weekly Report 2 Juli 2018

Data inflasi Indonesia yang akan dirilis pada hari ini (2/7) akan menjadi fokus investor domestik pasca kenaikan suku bunga acuan BI (29/6). Secara umum, inflasi nasional Juni 2018 diperkirakan lebih rendah dibandingkan pencapaian sebelumnya (2.88% vs 3.23% YoY). Hal ini mengindikasikan level inflasi masih berada dalam target RAPBN 2018 yang berada di rentang 2.5%-3.5%. Selain itu, sejalan dengan peningkatan impor barang konsumsi, diperkirakan inflasi inti Indonesia Juni 2018 akan kembali menguat tipis (2.78% vs 2.75% YoY) seiring dengan perbaikan daya beli masyarakat yang akan menyebabkan demand pull inflation. Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal II-2018. Meskipun begitu, fluktuasi nilai tukar masih membayangi seiring dengan tekanan sentimen global yang cukup besar.

 

Selain sentimen domestik, pada pekan ini, sentimen global seperti data perubahan tenaga kerja non-pertanian AS yang akan dirilis pada Kamis (5/7) akan menjadi indikator awal perkembangan tingkat pengangguran AS yang akan rilis di hari Jumat (6/7). Selain itu, rilis hasil rapat FOMC (6/7) juga akan menjadi fokus investor, menanti clue terkait kenaikan suku bunga The Fed. Sentimen global ini diperkirakan akan mendominasi bursa regional dan domestik sepanjang pekan ini.

Top