Research

PHINTAS Daily Report 16 November 2018

Kenaikan tingkat suku bunga acuan BI pada Kamis (15/11) sebesar 25 bps menjadi stimulus positif bagi nilai tukar Rupiah yang hari ini (16/11) tercatat menguat 0.82% terhadap dolar AS. Stabilitas nilai tukar Rupiah yang lebih solid didukung dengan normalisasi moneter akan menjadi stimulus bagi IHSG hari ini (16/11) yang diprediksi menguat dengan kisaran 5820-6065. Sejalan dengan sentimen tersebut, diperkirakan sektor keuangan akan menjadi penopang kinerja IHSG pada hari ini (16/11). Investor dapat mencermati emiten big caps pada sektor tersebut seperti BBNI, BBRI, BMRI, dan BBCA. Selain itu, sentimen positif dari bursa global juga diperkirakan akan memicu aksi beli investor asing pada IHSG hari ini (16/11).

 

Sementara itu, sektor pertambangan diperkirakan akan bergerak fluktuatif cenderung melemah merespon fluktuasi harga minyak dunia yang dipengaruhi oleh kondisi oversupply minyak dunia. Selain itu, seiring dengan kenaikan BI7DRRR, sektor barang konsumsi diperkirakan menjadi laggards IHSG hari ini (16/11) seiring dengan potensi perlambatan konsumsi kedepan.

Top