Research

PHINTAS Weekly Report 25 Februari 2019

Indeks-indeks Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan lalu (22/2), merespon kabar positif dari pertemuan Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Liu He dengan Presiden AS, Donald Trump. Salah satu hasil dari pertemuan tersebut adalah rencana konferensi tingkat tinggi antara Presiden AS, Donald Trump dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Mar-a-Lago, Florida di akhir Maret 2019. Hasil lainnya adalah penundaan deadline kenaikan tarif impor produk Tiongkok dari 10% menjadi 25% dari jadwal semula pada 1 Maret 2019. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi sampai kapan penundaan tersebut berlangsung.

 

Mendapatkan arahan positif dari Wall Street (22/2), seiring dengan perkembangan positif negosiasi dagang AS-Tiongkok, mayoritas bursa regional cenderung menguat di awal pekan ini (25/2). Antara lain, ASX200 (+0.29%), KOSPI (+0.12%), dan NIKKEI (+0.64%).

 

Di awal pekan ini (25/2), IHSG berpeluang menyusul penguatan bursa-bursa regional tersebut. IHSG berpotensi menguji resistance level di kisaran 6550-6600. Pemicu utamanya adalah ekspektasi tercapainya kesepakatan dagang antara AS-Tiongkok yang dapat confidence investor terhadap emerging markets. Hal ini dapat memicu capital inflow ke pasar modal Indonesia. Disamping itu, berlanjutnya trend positif harga komoditas, terutama minyak, gas dan batubara sepanjang Februari diharapkan berdampak positif terhadap neraca perdagangan Indonesia.

Top