Research

PHINTAS Daily Report 16 April 2019

Data neraca dagang bulan Maret tercatat surplus sebesar US$0.54 miliar atau setara US$540 juta, melebih proyeksi yang menyatakan defisit sebesar US$0.18 miliar. Sejalan dengan hal tersebut, defisit ekspor (-10.01%) dan impor (-6.76%) di bulan Maret lebih baik dari defisit bulan sebelumnya. Surplus neraca dagang dalam dua bulan berturut-turut membuat proyeksi current account deficit Q1-2019 diproyeksikan lebih baik dari Q4-2018 yang defisit 3.57% dari PDB.


Perbaikan Neraca Dagang Indonesia yang didukung ekspektasi perbaikan kondisi ekonomi global merupakan sentimen positif bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya pada hari ini (16/4). Meski demikian, potensi penguatan IHSG tersebut akan dibayangi oleh antisipasi terhadap pelaksanaan Pemilu serentak 2019 (17/4). Investor juga mengantisipasi data realisasi penanaman modal asing (PMA) Q1-2019 dan hasil RDG BI yang dijadwalkan rilis pekan depan. Oleh sebab itu, IHSG diperkirakan menguat terbatas ke kisaran 6450 hari ini (16/4). Support-resistance di 6360-6500.

 

Top