Research

AT Review 1H-2015 & Outlook 2H-2015

REVIEW : Ekonomi dan Pasar Modal Global hingga Q1-2015

▪ Ekonomi negara maju menopang pertumbuhan ekonomi global di Q1-2015

▪ Ekonomi global Q1-2015 melambat, mayoritas bank sentral menerapkan kebijakan moneter akomodatif

▪ Depresiasi mata uang masih berlanjut di kawasan Asia dan Eropa

▪ Tren negatif harga komoditas berlanjut

▪ Perlambatan ekonomi global berimbas pada pelemahan bursa saham, terutama ASEAN dan Eropa

  • Bursa China dan Jepang konsisten menguat, Wall Street terbatas
  • Bursa-bursa di Eropa beragam
  • Bursa-bursa ASEAN cenderung melemah

 

REVIEW : Ekonomi dan Pasar Modal Domestik Q1-2015

▪ Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dalam tren melambat (4.71% yoy)

▪ Neraca Perdagangan Indonesia membaik, tapi kinerja ekspor masih lemah

▪ Depresiasi nilai tukar Rupiah berlanjut, sehingga menyebabkan penurunan cadangan devisa

▪ Perlambatan penyaluran Kredit, kenaikan NPL dan risiko likuiditas membayangi Perbankan Indonesia.

▪ Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia masih dalam tren positif

▪ IHSG sempat bullish di Q1-2015, memasuki Q2-2015 IHSG berbalik melemah

 

OUTLOOK : Ekonomi dan Pasar Modal Global 2H-2015

▪ Ekonomi global diproyeksikan tumbuh 2.8% yoy ditopang pertumbuhan ekonomi negara-negara maju

▪ Bank Sentral Eropa, Jepang dan China mempertahankan kebijakan moneter akomodatif di 2H-2015

▪ Meskipun ada potensi aliran dana masuk dari negara-negara maju, perlambatan pertumbuhan ekonomi negara berkembang diperkirakan masih berlanjut hingga akhir tahun 2015

▪ Volatilitas harga komoditas terutama minyak bumi berlanjut di 2H-2015

 

OUTLOOK : Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia 2H-2015

▪ Ekonomi tumbuh lebih baik di 2H-2015 (

▪ Pemerintah masih menghadapi resiko pelebaran defisit anggaran.

▪ Revisi kebijakan untuk memperbaiki kinerja Sektor Perbankan

▪ Target IHSG tahun 2015 di level 5700—5800

▪ Sektor-sektor potensial pada tahun 2015.

Top