Research

PHINTAS Daily Report 15 Februari 2019

Kekhawatiran terhadap outlook pertumbuhan ekonomi AS meningkat, pasca rilis data penjualan retail Desember (14/2). Di sisi lain, optimisme atas perbaikan ekonomi Tiongkok meningkat, seiring data ekspor dan impor Januari yang jauh lebih baik dari perkiraan (lihat Table. 1). Terkait isu trade wars, Investor berharap pertemuan dagang AS-Tiongkok di akhir pekan ini (15/2) menghasilkan suatu kesepakatan. Kalaupun tidak, Investor berharap perpanjangan periode trade truce diantara kedua negara. Sementara dari dalam negeri, Investor menantikan data Neraca Perdagangan Indonesia Januari yang diperkirakan kembali mengalami defisit. Masih terkait data domestik, volume penjualan mobil turun 15.4% yoy di Januari 2019. Sebelumnya, pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial juga melambat ke 2.98% di Q4-2018. Oleh sebab itu, waspadai potensi pelemahan lanjutan pada saham-saham property related dan automotive related di akhir pekan ini. Keduanya berpeluang menjadi laggards utama IHSG di akhir pekan ini (15/2). IHSG diperkirakan cenderung koreksi terbatas ke kisaran 6400 (15/2).

Top