Research

PHINTAS Daily Report 21 November 2018

Seiring dengan meningkatnya uncertainty risk pada pasar keuangan global diperkirakan IHSG bergerak fluktuatif cenderung melemah pada perdagangan hari ini (21/11). Sektor pertambangan diperkirakan akan menjadi laggards IHSG pada perdagangan hari ini (21/11) seiring dengan penurunan harga komoditas seperti minyak dunia dengan harga saat ini tercatat di kisaran US$53, dan batu bara yang harganya saat ini berada di kisaran US$90. Selain itu, investor juga akan cenderung wait and see bagi sektor pertambangan seiring dengan rencana pemerintah unutk menerbitkan aturan terkait penyimpanan dana hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) yang akan berlaku pada 1 Januari 2019 mendatang. Dengan demikian investor dapat menghindari emiten pada sektro pertambangan dan agrikultur seperti PTBA, ADRO, LSIP, dan AALI pada perdagangan hari ini (21/11).

 

Sementara itu, sektor keuangan diperkirakan menjadi penopang kinjera IHSG didukung oleh penguatan nilai tukar Rupiah pada hari ini (21/11). Emiten big caps pada sektor keuangan seperti BBNI, BBRI, dan BMRI dapat dicermati investor.

Top